
Afi, begitu sapaan akrab dari anak yang mempunyai nama lengkap Afiyatul Maulidiyah putri dari bapak Multazam. Berkat lomba MQK (musabaqoh Qiroatul Kutub) yang pernah diikutinya tanggal 1 – 5 Agustus 2008 yang lalu dia kini sudah bisa melaksanakan umroh gratis selama 12 hari. Dengan nada malu ketika diajak bicara dia mengatakan bahwa lomba MQK yang dia ikuti waktu di Jember lebih sulit dibanding ketika lomba MQK di Pondok Pesantren Al Falah Banjarmasin tanggal 1 – 5 Desember 2008. “Saingannya berat-berat, karena banyak peserta dari Ploso, Lirboyo dan pondok-pondok lain yang note bene pondok yang terkenal ilmu alatnya matang. Tapi, kenapa waktu di Banjarmasin saya kalah, hanya mendapat peringkat 7 besar. Padahal waktu di Banjarmasin hanya diambil enam besar”. Aku putri yang dilahirkan di Demak, 16 Oktober 1990.
Rasa senang bercampur malu, ketika ia diwawancarai, bahwa mungkin ini kesempatan yang tidak pernah ia lupakan dan yang sangat berkesan dalam hidupnya. Kemungkinan ini adalah anugerah Allah SWT yang sangat berharga. “Saya tidak menyangka kalau dapat bonus umroh”. Kata putri yang masih duduk di kelas XII IPA.
Rasa senang bercampur malu, ketika ia diwawancarai, bahwa mungkin ini kesempatan yang tidak pernah ia lupakan dan yang sangat berkesan dalam hidupnya. Kemungkinan ini adalah anugerah Allah SWT yang sangat berharga. “Saya tidak menyangka kalau dapat bonus umroh”. Kata putri yang masih duduk di kelas XII IPA.


Kabarbarunya mana????
BalasHapus