Headlines News :
Home » » Siswa MAA Lulus Ujian Beasiswa Depag

Siswa MAA Lulus Ujian Beasiswa Depag

Written By maa blokagung on Sabtu, 23 Mei 2009 | 22.52

Dua orang santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung lulus seleksi tes beasiswa depag 2009. Salah satunya adalah siswi MA Al Amiriyyah, mereka adalah Neng Zuwwidatul Husna dan Rini Latal Wafiroh. Neng Wida panggilan akrab Zuwwidatul Husna putri dari KH. Hisyam Syafaat diterima di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta dan Rini panggilan akrab Rini Latal Wafiroh putri bapak Khudlori dari Blokagung diterima di Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta.
Kali ini, Rini menyusul kakaknya Rofiqoh yang dulu juga mendapat beasiswa Depag 2007.
Berikut adalah wawancara kru Spesial dengan Rini.
Special: Bagaimana perasaan pertama kali ketika anda disebut sebagai sang penerima beasiswa?
Rini: Kaget, heran dan tidak percaya, karena selama hampir tiga tahun di MAA, saya dapat dikatakan kurang berprestasi.

Special: Siapa saja orang-orang yang berpengaruh dengan upaya anda mendapat beasiswa?
Rini: Terutama ortu, kakak, dewan guru terutama guru BP yang semuanya senantiasa memberikan support kepada saya.

Special: Trik apa sajakah yang anda miliki?
Rini : Yang paling utama adalah tentang pemanfaatan waktu selama tiga bulan sebelum UN (ujian nasional,red). Saya mesti bekerja keras untuk menguasai berbagai materi dari berbagai pelajaran mulai dari kelas 1 – 3, karena sebelumnya banyak materi yang terabaikan, akibat kurang serius dan kebiasaan buruk lainnya seperti malas dan jarang belajar. Tapi saya percaya bahwa tidak ada kata terlambat untuk melakukan suatu hal, dan selalu optimis bahwa prestasi itu dapat kita dapatkan. Selain saya berusaha untuk selalu istiqomah dalam menjalankan jadwal belajar.
Special: Apakah yang berkesan dengan diri anda, baik dan buruknya ketika anda mengenyam pendidikan di MA Al Amiriyyah?
Rini: Buruknya: jarang tidak terlambat, sering tidak mengerjakan PR, jam kosong dimanfaatkan untuk ngrumpi, keluar kelas, dan jajan. Kalau baiknya: saat detik-detik menjelang UN, saya juga teman yang lain menjadi lebih kompak, lebih bisa menghargai waktu dan lebih serius dalam menjalankan aktifitas belajar.
Yang paling berkesan bagi saya adalah ketika dikenal dan lebih dekat dengan guru, karena sejak dulu saya paling takut ketika bertanya, apalagi berargumen dalam suatu forum.

Special: Ada pesan untuk memotivasi kepada adik kelas?
Rini: Pertama, gunakan waktu sebaik-baiknya. Kita harus tahu kapan waktu untuk belajar, bergurau dan untuk hal-hal yang lain. Yang penting jangan sampai membiarkan waktu itu terbuang sia-sia.
Special: Apakah cita-cita anda ke depan?
Rini: Yang pasti ingin jadi orang yang bermanfaat bagi semua (nusa, bangsa dan agama)
Special: Apa harapan anda pada MAA di masa depan?
Rini: Besar harapan saya agar MAA yang mendatang lebih maju dari sebelumnya, dengan cara meningkatkan budaya kedisplinan baik dari guru maupun siswa-siswinya agar kelak dapat menelurkan generasi yang berguna bagi semua, sesuai dengan visi dan misinya.
Special: Apa motto hidup anda.
Rini: Di dunia ini tidak ada yang mudah, tetapi tidak ada yang tidak mungkin.
Share this article :

1 komentar:

  1. wah hebat jarang lo yang dapat kesempatan seperti ini.

    bagi alumni MAA yang mau nyusul studi di al azhar non beasiswa depag RI mampir ya ke :

    http://www.alazharcairo.co.cc/

    BalasHapus

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. .::MAA Blokagung Banyuwangi::. - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template